Berita

Apakah PKN STAN masih Ikatan Dinas: membahas rumor STAN tidak lagi ikatan Dinas

Jadi sebenarnya.. PKN STAN masih ikatan dinas gak sih…??? Apakah lulusan STAN langsung diangkat sebagai CPNS lalu PNS..??

Jawabnya….. Masih…!!!
tapi dengan catatan…..

Maksudnya…??

Oke.. sekali lagi, mungkin kita sedikit membahas masa lalu. Dulunya, mahasiswa STAN itu sudah diangkat menjadi CPNS saat memasuki tahun kedua kuliah; dan sudah menerima gaji..!! Artinya, misalnya “terjadi sesuatu” dengan seorang mahasiswa, misalnya Drop Out, dia tetap akan diangkat sebagai PNS dengan status lulusan SMA.

Nah, memasuki era awal 2000-an, aturannya sudah tidak seperti itu lagi. Mahasiswa STAN baru akan diangkat menjadi CPNS setelah lulus kuliah. Sehingga, kalau misalnya seseorang drop-out di tengah jalan, ya statusnya bukan siapa-siapa.

Namun, ketika seorang mahasiswa STAN berhasil lulus, yudisium kemudian wisuda, dia akan otomatis diangkat sebagai CPNS, utamanya di Kementerian Keuangan, dan Instansi Pemerintah Lainnya.

Mungkin hal inilah yang kemudian membuat banyak rumor beredar, bahwa STAN tidak lagi ikatan dinas. Namun, faktanya masih…!!!

Perubahan kembali terjadi. Pada sekitar Tahun 2012, Kemenpan-RB, sebagai instansi pemerintah yang berwenang menetapkan kebijakan dalam hal pendayagunaan aparatur negara; mengeluarkan peraturan, bahwa untuk bisa diangkat menjadi CPNS dan selanjutnya PNS; seseorang harus lulus Tes Seleksi Kemampuan Dasar (TKD atau SKD).

Karena aturan inilah, mahasiswa yang lulus STAN pada tahun 2012 dan setelahnya, tidak otomatis diangkat sebagai CPNS, karena harus terlebih dahulu menjalani TKD atau SKD ini. Bagi yang lulus, maka proses berikutnya akan sama dengan yang sebelumnya, langsung diangkat sebagai CPNS.

Lalu bagaimana yang tidak berhasil lulus..??

SKD atau TKD untuk lulusan Perguruan Tinggi Kedinasan (seperti STAN, IPDN, STIS, AIM, dan lain sebagainya), sedikit berbeda. Seorang lulusan, memiliki kesempatan mengulang dua kali, kalau masih gagal di kesempatan pertama.

Barulah, kalau tidak juga berhasil lulus setelah melewati “jatah mengulang”; maka dengan berat hati, dinyatakan tidak dapat diangkat sebagai CPNS.

Terus, nasibnya gimana?

Ya dia tetap menyandang predikat sebagai lulusan STAN, namun tidak dapat diangkat sebagai CPNS. Dalam hal ini, yang bisa dilakukan; sesuai dengan PMK No 188 tahun 2014, pasal 12 dan 13:

Pasal 12

  • (1) Lulusan Program diploma yang dinyatakan tidak lulus seleksi pengadaan CPNS golongan II di lingkungan Kementerian Keuangan berhak mengikuti kembali seleksi pengadaan CPNS golongan II di lingkungan Kementerian Keuangan paling banyak 2 (dua) kali.
  • (2) Lulusan Program diploma yang tidak lulus setelah mengikuti kembali seleksi pengadaan CPNS golongan II di lingkungan Kementerian Keuangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), tidak dapat diangkat sebagai CPNS di lingkungan Kementerian Keuangan dan tidak wajib membayar Ganti Rugi.
  • (3) Lulusan Program diploma sebagaimana dimaksud pada ayat (2) wajib membayar Ganti Rugi apabila yang bersangkutan mengambil asli ijazah dan asli transkrip nilai.

Pasal 13
Besaran Ganti Rugi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 dan Pasal 12 ayat (3) adalah sebesar:

  1. Rp26.000.000,00 (dua puluh enam juta rupiah) bagi Pegawai Lulusan Program diploma I;

  2. Rp69.600.000,00 (enam puluh sembilan juta enam ratus ribu rupiah) bagi Pegawai Lulusan Program diploma III.

 

Nah, jadi lulusan yang tidak lolos SKD, tidak diwajibkan membayar ganti rugi, kalau tidak mengambil ijazah. Tapi kan rugi dong, udah kuliah 3 tahun, lulus dari salah satu Kampus bergengsi, tapi ijazah gak diambil. Nah, dalam hal ini, maka besarnya ganti rugi seperti pada Peraturan yang disebutkan di atas.

Kok pake bayar ganti rugi? Mahal lagi….

Ya, STAN memang gratis. Namun, atas gratis yang dinikmati oleh para mahasiswa itu, sebenarnya ada biaya, yang ditanggung oleh negara c.q. Kementerian Keuangan. Karena lulusan ini tidak menjalani ikatan dinas (wajib kerja) yang menjadi konsekuensi dari beasiswa yang dikeluarkan Negara; maka untuk dapat mengambil ijazah, ya harus membayar ganti rugi. Kira-kira seperti itu.

Duh kok serem juga yaa… Jadi bisa dibilang gak murni ikatan dinas dong…???

Nah.. tenang. Itu kan dulu. Sekarang, aturannya sudah ganti lagi….!!!!

Sejak tahun lalu, kewajiban mengikuti SKD bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Kedinasan, dipindah dari sebelumnya setelah lulus kuliah; menjadi saat Seleksi Penerimaan Mahasiswa.

Hal ini juga yang lantas merubah pola tahapan dan model ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru PKN STAN, yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Sekarang, selain Tes Potensi AKademik dan Tes Bahasa Inggris (yang sudah menjadi pola ujian standart PKN STAN dari tahun ke tahun); calon mahasiswa harus mengikuti ujian SKD.

Imbasnya apa..?? Nah, jadi sekarang justru lebih enak. Karena SKD di awal; nantinya apabila diterima menjadi mahasiswa, saat lulus nanti; tidak perlu lagi ikut SKD; dan bisa langsung diangkat sebagai CPNS, untuk meudian menjadi PNS.

Oh.. gitu ya.. Paham. Jadi kalau boleh disimpulkan… Saat ini, PKN STAN masih ikatan dinas gak sih…??

Jawabnya ya… PKN STAN masih ikatan dinas..!!

Asalkan kamu berhasil lolos Seleksi Penerimaan Mahasiwa Baru (SPMB) PKN STAN (yang terdiri dari Tes Potensi Akademik, Tes Bahasa Inggris, dan Seleksi Kemampuan Dasar); kemudian diterima menjadi mahasiswa; mengikuti perkuliahan dengan baik; dan berhasil lulus dengan gemilang… kamu akan otomatis diangkat sebagai CPNS..!!

Wah, asyik yaa. Jadi makin semangat untuk lolos SPMB PKN STAN. Gimana sih kak cara belajar yang baik supaya lolos?

Ujian SPMB PKN STAN itu unik. Pola dan model soalnya lain dari yang lain.

Kemudian, Waktu ujian terbatas, dengan tingkat kesulitan soal yang sangat menantang. Untuk bisa lulus dari persaingan, kamu harus pelajari materi ujian dan biasakan dirimu dengan bentuk dan model soal yang diujikan.

Nah, kalau kamu bingung, jaman sekarang, e-learning solusinya..!! Jadi kamu gak perlu lagi tuh, bawa bawa buku kemana-mana. Ribet dan berat…!!!

Nih.. ada solusi buat kamu… ujianmasukstan.com . Disini, kamu sudah dapat semuanya…!!!

Konten yang disajikan ujianmasukstan.com , sudah mencakup seluruh materi pada tiap tahapan ujian.

Materi yang lengkap, cara cepat dan tepat pengerjaan soal (superb method), ragam model soal yang sering keluar, contoh soal, tips & trik belajar dan menghadapi ujian, dilengkapi juga dengan kumpulan soal dan pembahasan ujian tahun-tahun sebelumnya.

Dan tentunya, kamu bisa menguji kesiapan kamu dan progress belajar melalui Try Out Online dengan sistem yang mirip dengan ujian sebenarnya.

Kontennya dijamin bermutu, karena dikembangkan oleh Alumni PKN STAN. A wise man once said, Cara terbaik untuk belajar, adalah belajar dari ahlinya…!!!

ujianmasukstan.com juga dilengkapi dengan fitur layaknya media sosial, sehingga kamu bisa saling diskusi dan berinteraksi dengan teman-teman yang sama-sama tengah berjuang untuk masuk stan…!!!

Sebagus itu, pasti mahal ya??

Gak mahal…!! Gak kayak bimbel lain yang harganya jutaan bahkan puluhan juta..!! Biaya layanan ujianmasukstan.com murah banget…!! Cukup dengan Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah), kamu bisa dapet semuanya….!!!

Wah menarik, gimana nih caranya daftar??

Untuk informasi lengkap seputar fitur dan keunggulan, tinggal klik di Tentang Kami , dan untuk pendaftaran, bisa langsung ke DAFTAR .

Oke kak.. makasih infonya ya… Aku mau mulai belajar untuk berjuang jadi mahasiswa STAN…

 

  Subscribe  
Notify of
error: